Akuisisi 51% Saham Bukopin, Kookmin Bakal Tender Offer?

Akuisisi 51% Saham Bukopin, Kookmin Bakal Tender Offer?

Jakarta, CNBC Indonesia – Raksasa finansial asal Korea Selatan, Kookmin Bank akan mengakuisisi PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) melalui rancangan penawaran umum terbatas alias rights issue kelima. Saat ini Kookmin merupakan pemegang saham non pengendali dengan kepemilikan hampir 22%.

Kepastian tersebut didapatkan karena OJK telah menerima surat penjelasan komitmen dari Kookmin. Selain itu, Kookmin juga telah menyediakan sebanyak dana di escrow account untuk menjadi pemegang saham pengendali pada memperkuat permodalan dan likuiditas Bank Bukopin.

“OJK telah menerima pernyataan Kookmin Bank, lengah satu grup finansial terbesar pada Korea Selatan, untuk mengambil mendaulat sekurang-kurang 51% saham Bukopin serta menjadi pemegang saham pengendali mayoritas, ” ujar Deputi Komisioner Humas Dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam siaran pers, Kamis (11/6/2020).


Sementara itu, Penasihat Manajemen Risiko Bank Bukopin, Jong Hwan Han, yang merupakan Penasihat yang ditunjuk oleh Kookmin Bank menambahkan, dalam waktu dekat Kookmin akan merealisasikan keinginannya menjadi pemegang saham pengendali baru Bukopin secara kepemilikan minimal 51%, dengan menutup proses dan ketentuan yang valid baik di Indonesia maupun dalam Korea Selatan.

Dalam prospektus yang diterbitkan sebelumnya dalam rights issue V Bukopin akan menerbitkan 4, 66 miliar saham baru. Untuk mewujudkan kepemilikan 51%, Kookmin harus menjelma standby buyer dengan mengambil sah atau rights dari pemegang saham lain yang tidak mengexercise.

Bil terealisasi, maka Kookmin akan menggeser Bosowa Corporindo dengan dimiliki keluarga Aksa Mahmud sebab pemegang saham pengendali Bukopin.

Sesuai ketentuan pasar modal, perubahan pengendali dalam perusahaan terkuak harus diikuti dengan mandatory tender offer. Hal ini dimaksudkan supaya pemegang saham minoritas memiliki opsi untuk bertahan atau melepas kepemilikan.

Walaupun demikian, aturan batas kepemilikan bank umum di OJK membatasi jalan tender offer terutama bagi emiten bank. Selain itu, belum selalu ada pernyataan baik dari Bukopin ataupun Kookmin apakah rights issue ini akan diikuti dengan aksi tender offer.

Yang pasti sesuai dengan pernyataan OJK & Direktur Bukopin, Kookmin menargetkan kepemilikan sekurang-kurangnya 51% saham Bukopin.

Saksikan video terkait di bawah tersebut:

(dob/dob)