Buka Panti Pijat dan Spa, Walkot Bekasi Disemprot Ridwan Kamil

Buka Panti Pijat dan Spa, Walkot Bekasi Disemprot Ridwan Kamil

Jakarta, CNBC Indonesia semrawut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegur Walikota Bekasi Rahmat Effendi karena telah membuka tempat hiburan malam. Ia meminta pembukaan panti pijat, spa tenggat karaoke tersebut dilakukan setelah status aman berdasarkan kajian epidemiologi serta kesehatan.

“Soal turisme, jadi pertanyaan pariwisata itu ditanya dulu dia ada di daerah hitam, zona merah, zona kuning, zona biru? Kalau pariwisata berada di zona biru dan hijau itu sudah mulai boleh tapi bertahap. Apa itu bertahap? Kita harus petakan risiko pariwisata dengan risiko kesehatan kecil, ” sirih Ridwan Kamil, Rabu (10//6/2020).

“Maka kemarin saya teguran Wali Kota Bekasi karena melaksanakan pembukaan risiko tinggi yaitu per malam. Maka kalau ada turisme rendah, outdoor dulu, sampai tenang baru indoor tourism dan sejenisnya. Outdoor juga ditahapkan dulu, bisa tidak single individual dulu? Laksana motoran, sepeda, hiking sendirian, makanya dilarang indoor dulu, ” jelas Ridwan Kamil.

Dia menambahkan, lokasi pariwisata seperti Pangandaran boleh saja didatangi asal tersedia surat keterangan telah melakukan Rapid Test dan hasilnya juga molek.

“Saya bilang sungguh agak ketat. Bupatinya begitu. Itu contohnya dinamika saya akomodir. Tumenggung Pangandaran merasa itu paling damai. Intinya boleh tapi bertahap serta lakukan pariwisata risiko rendah, ” tegasnya.

Untuk bahan, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memang telah membuka beberapa wadah hiburan. Namun memang ada aturan ketat.

Pengusaha tempat hiburan seperti panti pijat & spa harus membatasi jumlah tamu dan karyawan diwajibkan mengikuti rapid test dan full memakai kedok.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)