corona-meledak-sri-mulyani-soroti-kemunculan-varian-baru-1

Corona ‘Meledak’, Sri Mulyani Soroti Kemunculan Varian Baru!

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati  mewaspadai adanya perkembangan kasus lonjakan Covid-19, seiring adanya varian baru Covid-19 di Indonesia.

Pada Senin (21/6/2021) terekam tambahan kasus sebanyak 14. 536 kasus, memecahkan rekor sebelumnya yang tercatat dalam 30 Januari 2021 sejumlah 14. 518 kasus. Secara akumulatif ada 2. 004. 445 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga hari ini.

Sri Mulyani mengatakan, kenaikan urusan positif di Indonesia yang telah mencapai lebih dibanding 13 ribu dalam mulia hari ini bisa mempengaruhi kondisi perekonomian, terutama dalam kuartal II-2021. Jenis varian baru virus corona serupa, kata dia perlu diwaspadai.


“Bulan lalu proyeksi pada kuartal II adalah 7, 1-8, 3% dan seiring Covid-19 maka proyeksi lebih ke rentang batas bawah atau lebih rendah, ” jelasnya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (21/6/2021).

“Munculnya varian baru, jadi tantangan kita seluruh. Ada hal positif dengan harus dimonitor dengan kecermatan seperti varian baru Covid-19 dan penularannya lebih lekas masuk ke anak-anak balita yang terkena, ” katanya melanjutkan.

Selama kegiatan bangsa belum normal, maka ‘roda’ ekonomi tidak akan putar balik kencang. Oleh karena itu, kata Sri Mulyani, zaman ini pemerintah sedang mengejar target vaksinasi hingga satu juta per hari untuk bisa meminimalisir kondisi dengan terjadi.

“Presiden harapkan 1 juta bohlam hari. Ini butuhkan kegiatan sama semua pihak. Segenap resources kita vaksinasi serta skala mikro. Untuk vaksinasi Kemenkes, Pemda, TNI, Polri dimobilisasi, ” jelasnya.

“Dengan konteks Covid-19 ini dari sisi tren global maupun nasional ada hal optimisme dan ada risiko yang harus diwaspadai, ” kata Sri Mulyani.

[Gambas:Video CNBC]
(hoi/hoi)