Dow Jones Melambung 700 Poin Terima Data Prima Tenaga Kerja

Dow Jones Melambung 700 Poin Terima Data Prima Tenaga Kerja

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Amerika Serikat (AS) melejit pada pembukaan perdagangan Jumat (5/6/2020), didorong rilis data tenaga kerja yang terbukt jauh lebih baik dari proyeksi suram para pelaku pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 680 poin pada pembukaan pukul 08: 30 masa setempat (21: 30 WIB), & 15 menit kemudian berlanjut oleh karena itu 737, 18 poin (+2, 8%) ke 27. 019. Indeks Nasdaq naik 139, 88 poin (+1, 45%) ke 9. 755, 69 dan S& P 500 lompat 66, 61 poin (+2, 14%) ke 3. 178, 96.

AS mencetak 2, 5 juta lapangan kegiatan baru pada Mei, sehingga angka pengangguran membaik ke 13, 3%, menurut data Departemen Tenaga Kerja AS. Ini menampar proyeksi ekonom dalam polling Dow Jones yang menduga ada 8 juta lapangan kerja, dan angka pengangguran 20%.



“Angka penganggurannya  mantap, tingkat partisipasi kerja meningkat. Ini terkonfirmasi sebagai laporan yang solid, ” tutur Drew Matus, Kepala Perencana Pasar MetLife Investment Management, sebagaimana dikutip CNBC International .

Merespon itu, Kepala AS Donald Trump langsung eksis di Twitter dan berkata: “Ini angka yang menakjubkan. Ini menyenangkan, mari menyebutnya demikian. ” Trump juga bilang akan menggelar konferensi pers mengenai itu pada memukul 10: 00 waktu setempat.

Saham bank yang selama pandemi tertekan sebab anjloknya penyaliran kredit dan lumatnya margin keuntungan, langsung diburu investor. Saham JPMorgan Chase, Citigroup, Wells Fargo dan Bank of America kompak melesat setidaknya 7%.

“Ekonomi dan bursa saham secara umum sudah bergerak searah, meski jarang seluruhnya keduanya saling mengunci, ” kata Willie Delwiche, perencana investasi Baird, dalam laporan risetnya yang dikutip CNBC International .

Pelaku pasar, lanjut Delwiche, tak lagi memperhatikan masa lalu & memilih melihat harapan yang menjelma di tengah momen yang sempurna ketakpastian. “Jalan menuju masa depan yang cerah dan partisipasi ekonomi yang kuat akan mengemuka, ” ujarnya.


TIM RISET CNBC INDONESIA
(ags/ags)