Investor Pede, Dow Jones Loncat 385 Poin di Pembukaan

Investor Pede, Dow Jones Loncat 385 Poin di Pembukaan

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Pasar uang saham Amerika Serikat (AS) lompat pada pembukaan perdagangan Senin (6/7/2020), menyusul ekspektasi kemajuan pengembangan vaksin dan terapi corona (strain terbaru).

Indeks Dow Jones Industrial Average lompat 385 poin (1, 4%) di dalam pembukaan pukul 08: 30 periode setempat (21: 30 WIB), & 10 menit kemudian surut menjadi 324, 37 poin (+1, 26%) ke 26. 151, 73. Indeks Nasdaq naik 156, 1 poin (+1, 53%) ke 10. 363, 73 dan S& P 500 tumbuh 39, 46 poin (+1, 26%) ke 3. 169, 47.

Di sesi pra-pembukaan saham-saham perjalanan tercatat menguat seperti Carnival Corp, Serba banyak Caribbean dan Norwegian Cruise Line melesat lebih dari 3%. Demkian juga saham maskapai penerbangan sesuai American Airlines dan Delta Air Lines.


Pekan lalu, Dow Jones dan S& P 500 menguat per sebesar 3, 3% dan 4%, dan Nasdaq melesat 4, 6%. Dow Jones melesat lebih dar 17% pada kuartal kedua, namun S& P 500 lompat 20% dan Nasdaq terbang 30, 6%.

“Ekonomi membaik di atas yang diperkirakan ekonom, ” tutur Jeff Saut, Kepala Perencana Investasi Capital Wealth Planning, kepada CNBC International .

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Minggu mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir ada 200. 000 kasus baru corona yang terkonfirmasi di seluruh dunia, dengan Amerika Serikat (AS) menyumbang 130. 000 kasus anyar.

Di Negara Adidaya tersebut, Florida dan Texas melaporkan rekor kemajuan kasus harian pada Minggu, masing-masing sebanyak 11. 445 dan 8. 258 kasus, bersamaan dengan 39 negara bagian yang juga mengadukan kenaikan kasus.

Walikota Houston Sylvester Turner mengatakan bahwa pandemi Covid-19 berpeluang membuat rumah sakit mereka di dalam dua pekan lagi, sedangkan Walikota Miami Francis Suarez kepada ABC mengatakan bahwa ada pertumbuhan kasus secara eksponensial.

“Kita sedang menghadapi lonjakan urusan Covid-19, terutama di negara yang melonggarkan pembatasan sosial untuk menyediakan pembukaan kembali perekonomian, ” tutur Marc Chaikin, CEO Chaikin Analytics, dalam laporan risetnya.

Namun investor menempatkan harapan dari Pfizer dan Moderna yang melaporkan bahwa kandidat vaksin mereka menghasilkan antibodi 1, 8 kali-2, 8 kali lebih tinggi pada pasien dalam uji klinis. Antibodi tersebut juga dikabarkan bisa menetralkan virus corona.

TIM PENELITIAN CNBC INDONESIA

Saksikan video terkait di bawah itu:

(ags/ags)