Joss! Emas Antam Naik Lagi, Berniaga atau Beli Sebelum Terlambat?

Joss! Emas Antam Naik Lagi, Berniaga atau Beli Sebelum Terlambat?

Jakarta, CNBC Indonesia –  Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam kembali naik pada perdagangan Rabu (30/9/2020). Harga emas dunia yang balik menguat pada perdagangan Selasa turut mengerek naik emas Antam.  

Melansir data sejak situs resmi logammulia. com , emas antam satuan 1 gram hari ini dibanderol Rp 1. 016. 000/batang, naik Rp 2. 000 atau 0, 2% dibandingkan Selasa kemarin. Tengah satuan 100 gram yang umum dijadikan acuan dihargai Rp 95. 812. 000/batang atau Rp 958. 120/gram naik 0, 21%.


Harga aurum dunia kemarin naik 0, 9%, bahkan sempat nyaris menyentuh kembali US$ 1. 900/troy ons. Ruang dolar AS yang kembali mendarat membuat harga emas dunia kembali menguat.

Dalam 2 hari terakhir indeks dolar GANDAR melemah 0, 79%, di saat yang sama emas melesat kira-kira 2%.

Gary Wagner, editor dari TheGoldForecast. com menganjurkan analisisnya terkait kenaikan emas itu. Menurut Wagner saat menyentuh moving average (rata-rata pergerakan) 100 hari di awal pekan lalu, hal tersebut memicu aksi short covering serta sifat buy on dip (beli saat turun) yang membuat harga emas balik naik.

“Bagi saya apa yang kita lihat hari ini (Senin) kepada emas adalah kelegaan setelah menikmati aksi jual pada pekan cerai-berai, ” katanya, sebagaimana dilansir Kitco, Senin (28/9/2020).

Wagner juga tidak merekomendasikan menjual emas saat sedang menguat seperti zaman ini.

“Secara pribadi, saya percaya membeli emas saat breakout daripada menjual saat harga sedang naik. Ada 2 situasi penting yang kita lihat dari pergerakan emas di hari Senin. Pertama, fakta emas menyentuh tangga moving average 100 hari kemudian berbalik naik, yang kedua adalah aurum berada di level tertinggi hari Jumat dan Kamis, ” ujar Wagner.

Artinya, patuh Wagner untuk saat ini dia lebih memilih membeli emas ketimbang menjual.

TIM RISET CNBC INDONESIA 

[Gambas:Video CNBC]
(pap/pap)