kena-phk-tetap-dapat-gaji-6-bulan-ini-syaratnya-1

Kena PHK Tetap Dapat ‘Gaji’ 6 Bulan, Ini Syaratnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Korban pemutusan ikatan kerja (PHK) bakal memiliki uang tunai selama enam bulan. Insentif ini adalah bagian dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Adapun nilainya akan dibagi menjelma dua besaran, yakni untuk tiga bulan pertama maupun tiga bulan terakhir.

“Uang tunai 45% dari upah untuk 3 bulan pertama, 25% lantaran upah untuk 3 bulan berikutnya, dan ini dikasih paling lama 6 bulan, ” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam kerap kerja dengan Komisi IX DPR RI bersama Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (7/4/21).

Namun, ada berbagai syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan motivasi dari program ini, diantaranya korban PHK harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah diikutsertakan dalam program jaminan sosial yang sudah ada.


Untuk perusahaan dengan tergolong usaha besar & usaha menengah maka karyawannya harus mengikuti program Tanggungan Kesehatan Nasional (JKN), Tanggungan Kecelakaan Kerja (JKK), Taruhan Hari Tua (JHT), Tanggungan Pensiun dan Jaminan Kematian (JKM).

“Sementara untuk usaha kecil serta mikro diberikan kepada pegawai yang diikutsertakan sekurang-kurangnya pada program Jaminan Kesehatan Nasional, Jaminan Kecelakaan Kerja, Agunan Hari Tua, Jaminan Purna bakti dan Jaminan Kematian, ” jelas Ida.

Bukan hanya itu, leler juga menjadi salah satu persyaratan. Korban PHK dengan berhak mendapat insentif kudu yang belum genap berusia 54 tahun.

“Belum berusia 54 tahun. Mempunyai hubungan kerja secara pengusaha baik kapasitasnya itu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kegiatan Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), ” imbuhnya.

Sifat PHK juga menjadi satu diantara perhatian. Korban PHK yang menerima bantuan kudu sesuai dengan UU Membangun kerja pasal 154A UNDANG-UNDANG No. 11 tahun 2020. Jika alasannya karena invalid total tetap, pensiun, meninggal dunia hingga mengundurkan muncul tidak masuk ke dalamnya. Selain itu, korban PHK tadi memiliki keinginan untuk bekerja kembali.

“Termasuk pekerja yang mempunyai masa iuran paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan, membayar iuran enam bulan berturut-turut sebelum berlaku PHK, ” tandasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(hoi/hoi)