Kenceng! Harga Emas Antam Melesat ke Rp 1. 014

Kenceng! Harga Emas Antam Melesat ke Rp 1. 014. 000/gram

Jakarta, CNBC Indonesia –  Harga emas batangan buatan PT Aneka Tambang Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam naik pada perdagangan Selasa (29/9/2020), setelah mager awal pekan kemarin.

Harga emas dunia yang menguat tajam, mengerek harga logam mulia ini.

Melansir data dari situs resmi logammulia. com , harga emas Antam satuan 1 rencana hari ini dibanderol Rp satu. 014. 000/batang, naik Rp 8. 000 atau 0, 8% ketimbang harga kemarin.


Tatkala satuan 100 gram yang umum jadi acuan hari ini dihargai Rp 95. 612. 000/batang ataupun Rp 956. 120/gram naik 0, 84%.

Harga emas dunia kemarin terangkat lebih dari 1% ke US$ 1. 880/troy ons, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang kemarin melemah 0, 38%, turun sebab level terkuat dalam 2 bulan terakhir menjadi pemicu penguatan emas dunia.

Selain tersebut, Nancy Pelosi, Ketua DPR GANDAR dari kubu Partai Demokrat mengucapkan bahwa mereka sudah menyiapkan dasar undang-undang untuk paket stimulus bantuan Covid-19 lanjutan senilai US$ dua, 2 triliun. Namun ia tidak menjelaskan kapan voting akan dilakukan.

Reuters mengabarkan bagian stimulus baru tersebut akan mengungkung bantuan atau pendanaan untuk sekolah, restoran, UKM, pekerja di sektor maskapai penerbangan dan beberapa daerah lainnya.

Stimulus fiskal merupakan salah satu bahan mengobarkan bagi emas untuk bergerak naik.

Pada pekan ini, harga emas memang diprediksi akan naik. Hal itu terlihat dari survei yang dikerjakan Kitco pada pekan lalu.

Survei yang dilakukan terhadap 16 analis di Wall Street membuktikan 38% memprediksi harga emas dunia akan menguat ( bullish ) di pekan itu. Sementara yang memprediksi turun ( bearish ) sebesar 31%, begitu juga yang memprediksi emas tidak kemana-mana ( neutral ) 31%.

Selain itu, survei yang dilakukan terhadap 2. 391 pelaku pasar atau yang disebut Berperan Street menunjukkan 50% melihat emas akan menguat di pekan tersebut. 34% memprediksi turun, dan yang memprediksi tidak kemana-mana sebanyak 15%.

Sementara itu, penasihat trading global Kitco Metals, Peter Hug, mengatakan support terdekat emas berada di level US$ satu. 850/troy ons, selanjutynya di US$ 1820/troy ons. Sementara resisten berada US$ 1. 975/troy ons, menurutnya emas berpotensi ke US$ satu. 900/troy ons jika pasar saham sudah stabil atau menguat.

Prediksi Hug tersebut langsung, emas kemarin menguat bersamaan dengan melesatnya bursa saham AS (Wall Street).

Selain tersebut, Hug juga mengatakan meski emas turun hingga US$ 200, outlook jangka panjang masih bullish (tren naik) untuk jangka panjang.

TIM RISET CNBC  INDONESIA 

[Gambas:Video CNBC]
(pap/pap)