Luhut Buka-bukaan Soal Tenaga Kerja Aneh: Justru Bantu RI!

Luhut Buka-bukaan Soal Tenaga Kerja Aneh: Justru Bantu RI!

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehadiran tenaga kerja asing dalam Indonesia kerap menjadi pertanyaan dalam tengah masyarakat. Menanggapi hal ini,   Menko Maritim dan Investasi  Luhut Binsar Panjaitan  menyebut penuh investor yang tertarik berinvestasi dalam Indonesia  di berbagai  sektor.

Menurutnya hadirnya tenaga kerja aneh justru membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

“Jangan pikir pekerja asing lantas tersebut akan tinggal, justru mereka ciptakan lapangan kerja Putra Putri Nusantara, ” ungkapnya dalam wawancara bergabung CNBC Indonesia, Selasa, (2/06/2020).



Luhut menyebut Indonesia sudah punya nilai tambah dan mendalam menjadi pemain global. Saat ini meski keadaan kurang baik, namun nilai ekspornya sudah mencapai US$ 10 miliar dan lapangan kegiatan sebesar 40. 000 di mana sekitar 10% nya adalah tenaga kerja asing.

Lebih sendat Luhut mengatakan hadirnya tenaga kegiatan asing misalnya dalam pembangunan pabrik, setidaknya dibutuhkan sebanya 50 orang tenaga kerja asing selama mulia bulan. Setelah selesai pembangunan itu akan kembali ke negaranya.

“Orang Indonesia yang awasi sembari teknologi transfer, sampai oleh sebab itu semua pabrik. Kita harus jujur akui kita belum siap, saat ini kita siapkan anak-anak kita, ” tegasnya.

Indonesia Menjadikan untuk Investasi

Luhut menyebut posisi Indonesia sangat menarik  sebagai tujuan investasi. Selama lima tahun ke belakang ekspor dikerjakan dalam bentuk raw material. Ke depan akan diubah sehingga memiliki nilai tambah dan membuka lebih penuh lapangan kerja.

Sekitar ini menurutnya investasi yang masuk di Indonesia masih terbilang benar bagus, hanya saja sempat tertunda selama tiga bulan dampak dari Covid-19. Beberapa yang ingin meresap adalah Abu Dhabi, Jepang, Tiongkok, Singapura, Australia. Nilai investasi lantaran semua proyek yang akan masuk, Luhut sebut mencapai hampir US$ 100 miliar sampai dengan tahun 2024.

“Itu nilai yang cukup besar sekali & kalau kita bisa bagus lagi saya kira dengan  sovereign wealth fund,   bisa naik bertambah besar. Dari situ kalau tersebut semua kita lakukan investasi mau sangat baik. Pertumbuhan ekonomi kita setelah Covid-19 akan lebih cara, ” jelasnya.

Luhut bahkan memperkirakan nilai investasi tersebut bisa lebih besar US$ 100 miliar, bila semuanya ditata dengan baik. Menurutnya banyak negara dengan bingung bakal berinvestasi di mana. Pasalnya AS saat ini padahal berkelahi dengan Tiongkok, lalu menyimpang ke Eropa juga bermasalah.   “Kita nggak lihat konfliknya, konfliknya satu hal, ” paparnya.  

[Gambas:Video CNBC]

(gus)