catat-128-juta-usaha-mikro-jadi-target-bpum-2021-1

Mendapati! 12, 8 Juta Daya Mikro Jadi Target BPUM 2021

Jakarta, CNBC  Indonesia – Untuk membangun masyarakat mengatasi masalah ekonomi akibat pandemi, pemerintah memiliki sejumlah program
Ir. Eddy Satriya M. A., Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, menjelaskan sejak diputuskan pada rapat 1 Maret lalu.

“Direncanakan akan 12, 8 juta penerima yang merupakan konsolidasi dari penerima manfaat lama dan baru, ” terangnya dalam Dialog Produktif bertema Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 yang diselenggarakan KPCPEN, Rabu (5/5).

Menurut Eddy, anggaran yang ada untuk era ini baru akan mengenai angka 9, 8 juta penerima manfaat, yakni sebesar Rp11, 76 triliun. Era ini KemenkopUKM sudah meneruskan 8, 6 juta penyambut atau sebanyak Rp10, 4 triliun (88%). Setelah menyentuh angka 9 juta, rencananya KemenkopUKM akan menambah teristimewa 3 juta penerima manfaat BPUM ini.


“BPUM ini dasar memberikan efek luar natural, hal ini dibuktikan oleh data BPS yang menunjukkan penambahan sekitar 760 ribu orang yang menjalankan jalan baru, dan buruh rileks naik 4, 5 juta pekerja, ” terang Iwan Faidi, Asisten Deputi Koperasi & UKM Kemenko Perekonomian.

Program BPUM ini berperan strategis agar UMKM dapat terus melindungi usahanya. Juga sebagai jalan menekan potensi pengurangan gaya kerja. “Selain BPUM, tersedia insentif lainnya seperti sumbangan bunga, penempatan dana negeri pada bank umum, penjaminan kredit modal kerja melalaikan imbal jasa penjaminan, PPh final bagi UMKM yang ditanggung pemerintah. Untuk 2021 dianggarkan Rp 181, 9 triliun untuk insentif bagi UMKM Indonesia, ” terang Iwan Faidi lebih tinggi.

“Pemerintah di hal ini KemenkopUKM & Kemenko Perekonomian terus mendampingi UMKM termasuk dalam kejadian pembiayaan untuk naik status, mulai dari kredit daya rakyat (KUR), Super Mikro, sampai Mikro, ” menutup Eddy.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)