Nicke Rombak Direksi Anak Usaha Pertamina

Nicke Rombak Direksi Anak Usaha Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) hari ini merombak direksi anak usaha yang merupakan  arah dari dengan pembentukan Holding Migas dan  roadmap program Kementerian BUMN dalam rangka pembentukan holding Migas.

Terdapat lima subholding yang telah dibentuk yakni upstream subholding yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina Hulu Energi, Udara Subholding (PT Perusahaan Gas Negara), Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional), Power & NRE Subholding (PT Pertamina Power Indonesia) dan Commercial & Trading Subholding (PT Patra Niaga). Selain itu juga terdapat Shipping Company yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina International Shipping.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan pembentukan holding migas, 5 subholding dan 1 shipping company ini merupakan langkah strategis dengan akan tercatat dalam sejarah Pertamina, karena merupakan inisiatif yang dilakukan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan, bergerak lebih cakap, cepat serta fokus untuk perluasan bisnis yang lebih luas dan agresif.


“Transformasi yang dilakukan saat ini adalah untuk menyiapkan lini bisnis Pertamina tumbuh dan mandiri. Saat ini, lingkup bisnis Pertamina sangat luas, dengan tantangan dan kompetisi yang bertentangan serta memiliki kekhususan risiko per. Karenanya, dengan subholding ini, pada setiap bisnis nantinya dapat bergerak lebih cepat dan lincah untuk perluasan kapabilitas kelas dunia dan pertumbuhan skala bisnis yang akan menunjang Pertamina menjadi perusahan global energi terdepan dengan nilai pasar $100bn, ” tegas Nicke  dalam siaran pers yang disampaikan hari ini.  

Sesuai dengan Surat Keputusan No. SR-396/MBU/06/2020 tanggal 12 Juni 2020, Nicke  menunjuk dan pengukuhan penguasa masing-masing subholding yang akan menjadi nakhkoda di perusahaan tersebut.

VP Corporate Communication, Fajriyah Usman mengungkapkan bahwa acara yang dilaksanakan pada hari Sabtu dengan total 36 pejabat yang dikukuhkan.  

“Pada tata manajemen Subholding, Pertamina konsisten menempatkan Direksi dari sejumlah pekerja karir yang relatif muda dan berisi tinggi yang diharapkan menjadi new energy dan sebagai upaya Pertamina mempersiapkan pemimpin masa depan. Selain itu, komposisi manajemen juga diperkuat dengan profesional eksternal yang ulung dan diharapkan banyak melakukan new breakthrough untuk pertumbuhan bisnis ke depan. Beberapa wanita juga berharta diantara Direksi Subholding tersebut “ungkap Fajriyah.

Selain itu, pejabat sebelumnya, sebagai senior selalu turut hadir dan ikhlas menggugurkan estafet kepemimpinan pada penerusnya, sehingga serah terima jabatan dapat tepat dilakukan dan diikuti pembacaan komitmen pejabat baru untuk mencapai kemampuan dan kepatuhan untuk pelaporan LHKPN dan implementasi HSSE.

Lebih lanjut, Fajriyah mengungkapkan pejabat Chief Executive Officer (CEO) masing-masing subholding yang dikukuhkan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati sebagai pemegang saham pada Sabtu, 13 Juni 2020 merupakan:

  • CEO Upstream Subholding (PT Pertamina Hulu Energi) dijabat Budiman Parhusip.
  • CEO Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional) Ignatius Tallulembang dengan didampingi Deputy CEO Budi Syarif Santoso.
  • CEO Power & NRE Subholding (PT Pertamina Power Indonesia) Heru Setiawan.
  • CEO Commercial & Trading Subholding (PT Patra Niaga) Mas’ud Khamid.
  • CEO Shipping Company (PT Pertamina International Shipping PIS) Erry Widiastono

Saksikan video terkait pada bawah ini:

(hps/hps)