wali-kota-gibran-resmikan-kampus-umkm-shopee-ekspor-di-solo-1

Pemangku Kota Gibran Resmikan ‘Kampus UMKM Shopee Ekspor’ di Solo

Jakarta, CNBC Indonesia – Shopee Nusantara dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming meresmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor, sebagai kolaborasi strategis untuk menyiapkan UMKM Surakarta Go Ekspor. Kerja sama ini menjadi komitmen jangka panjang Shopee untuk mencetak 10 seperseribu eksportir baru dari Surakarta di akhir 2020. Melalui Kampus UMKM Shopee ekspor dapat memberikan layanan beserta fasilitas komprehensif kepada seluruh pelaku UMKM yang berdomisili di Surakarta.

“Kami menyambut baik introduksi Kampus UMKM Surakarta Ekspor yang diinisiasi Shopee sebagai langkah lanjutan merangkul bertambah banyak lagi pelaku usaha asal Surakarta untuk mampu unjuk gigi ke pasar global kedepannya. Saya berharap dengan akses pembelajaran serta pendampingan yang semakin mungkin, semakin menjamur UMKM Surakarta yang tergerak untuk meningkatkan kualitasnya, dan menunjukkan mutu bahan asli Surakarta yang bergaya saing, ” kata Gibran dalam siaran resmi, Selasa (18/05/2021).

Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan fasilitas ini menonjolkan pada pentingnya pendampingan desa ke hilir secara tetap dalam mewujudkan pelaku-pelaku eksportir baru dari Surakarta. Kampus UMKM Shopee Ekspor dengan berada di lokasi penting ini juga dilengkapi dengan serangkaian program dan wahana yang mengakomodir seluruh kebutuhan bisnis para pelaku UMKM.


“Diresmikannya Kampus UMKM Shopee Ekspor merupakan awalan ana dalam menjadikan Kota Surakarta sebagai cetak biru (blueprint) atau kota percontohan pendidikan ekspor UMKM pertama. Secara mengedepankan lima fokus sari kami untuk mempersiapkan UMKM go global, yakni les yang berkesinambungan, penyaluran pendanaan, pemasaran online, sistem pembalasan dan logistik, serta ekspor, kami harap pengembangan kapasitas dan kualitas produksi pelaku UMKM  Surakarta mampu menjadi lebih terarah, ” kata Handhika.

Adapun beberapa fasilitas serta pendampingan yang diberikan kepada UMKM, yakni edukasi untuk UMKM: Layanan utama dengan diberikan di Kampus UMKM Shopee Ekspor. Pelaku UMKM di Surakarta dapat langsung datang dan mendaftarkan muncul untuk mendapatkan pelatihan. Shopee telah menyusun kurikulum dengan disesuaikan dengan kebutuhan para-para penjual.

Foto: dok: Shopee

Tersedia sembilan modul yang disiapkan secara lengkap dan berantara, mulai dari pembuatan serta pengaturan toko di Shopee, mengenal program penjualan, memajukan trafik toko dengan iklan, hingga persiapan menuju ekspor.

Kemudian, pendampingan bisnis untuk UMKM untuk mengakomodir masukan, pertanyaan, serta  memberikan pendampingan untuk para pelaku UMKM asal Surakarta, Kampus UMKM Shopee Ekspor menghadirkan Trainer Shopee dan tim Customer Service yang terdedikasi. Trainer Shopee diperuntukkan menjadi sambungan tangan perusahaan untuk UMKM terdaftar, melalui program les serta memberikan saran untuk para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan performa bisnisnya.

Fasilitas pendukung performa bisnis UMKM. Selain edukasi dan layanan pendampingan yang disediakan, Kampus UMKM Shopee Ekspor juga menyimpan berbagai fasilitas yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM di kota Surakarta buat dapat menjaga dan meningkatkan performa bisnisnya secara gratis.

Beberapa fasilitas yang tersedia, antara lain Fasilitas bantuan pembuatan toko layanan pembuatan serta pengaturan toko bagi karakter UMKM yang belum tercatat di Shopee, termasuk pengerjaan akun  Shopee, pengambilan foto dan upload buatan, serta pendaftaran layanan Percuma Ongkir. Penyelenggaraan event les bagi Pelaku UMKM dengan belum terdaftar di Shopee untuk memahami layanan serta fitur Shopee.

Fasilitas edukasi, dengan agenda edukasi hulu ke mulut lengkap dari cara pembuatan dan pengaturan toko, sifat promosi dan manajemen gardu. Ada pula cara meningkatkan traffic sampai ke anju menuju ekspor. Selain itu, fasilitas manajemen logistik berbentuk tempat simulasi sistem gudang dengan berbagai peralatan yang layaknya ditemukan di bentuk inventaris toko online bagaikan rak, peralatan pengemasan, barcode scanner, dan printer thermal.

Kemudian kemudahan pemasaran seperti studio memotret, live streaming room sempurna dengan backdrop, sistem lighting, tripod serta mikrofon dengan bisa langsung digunakan oleh pelaku UMKM. Lalu tersedia fasilitas ekspor, yakni induk ekspor yang berisi data dan panduan persiapan ekspor serta pojok pameran bermacam-macam produk ekspor dari kota Solo.

Sarana ruang meeting, berupa 4 ruang pertemuan yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM dan Shopee Trainer untuk pelatihan dan pendampingan dengan individu.

“Fasilitas Kampus UMKM Shopee Ekspor ini dapat digunakan secara gratis untuk para pelaku UMKM khususnya di Kota Surakarta. Adapun cara-cara memakai fasilitas tersebut bisa dengan datang langsung dan mencatat bagi yang belum bersatu bersama Shopee, ” kata dia.

Saat ini tercatat ada sekitar 40. 000 UMKM di Kota Surakarta dengan terdaftar di Shopee, & 5. 000 di antaranya memiliki toko ekspor aktif. Kerjasama dengan Pemerintah Tanah air Surakarta ini sejalan  dengan langkah strategis yang lain yang dilakukan Shopee untuk meningkatkan kualitas para karakter UMKM tanah air.

Shopee mencatatkan keberhasilannya dalam program ekspor dengan pengembangan transaksi harian hingga 6 kali lipat dalam kurun waktu enam bulan. Buat melanjutkan komitmen tersebut, dalam Februari 2021, sebanyak satu, 5 juta produk UMKM lokal berhasil diekspor ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Program Ekspor Shopee ini juga akan terus dikembangkan dengan menambahkan jangkauan ekspor baru.

Tak hanya di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand & Vietnam yang telah berjalan sejak bulan Maret, tapi juga telah merambah ke Amerika Selatan, yaitu Negeri brazil. Dalam mendukung program negeri untuk memajukan UMKM, Shopee Indonesia juga berkolaborasi secara Sekolah Ekspor untuk sanggup mewujudkan tercetaknya 500. 000 eksportir baru hingga tahun 2030.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)