Sokong Petani dan Nelayan, Pemerintah Perbolehkan Insentif Rp 600

Sokong Petani dan Nelayan, Pemerintah Perbolehkan Insentif Rp 600. 000

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah memastikan akan menganjurkan dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 600 ribu tidak cuma akan diberikan kepada petani, akan tetapi juga kepada nelayan di Nusantara.

Hal itu disampaikan tepat oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani saat melakukan rapat kerja dengan Komisi XI secara virtual, Rabu (6/5/2020).

“Mereka [petani dan nelayan] akan dialokasikan ke dana desa dan akan mendapatkan Rp 600 ribu per kamar sama seperti BLT [bantuan langsung tunai], ” ujarnya.



Sekalipun demikian, Sri Mulyani tidak merinci kapan insentif itu akan dikucurkan dan bagaimana mekanisme pemberiannya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengatakan kalau insentif Rp 600. 000 hendak diberikan kepada petani, agar petani bisa tetap menanam pada masa tanam berikutnya, apalagi yang sebentar lagi akan memasuki musim besar.

Insentif sebesar Rp 600. 000 itu, kata Airlangga akan diberikan kepada 2, 44 juta petani yang masuk dalam kategori miskin. Adapun insentif dengan akan diberikan kepada petani sebesar Rp 600. 000, terdiri lantaran Rp 300. 000 dalam bentuk tunai, sementara Rp 300. 000 lainnya dalam bentuk sarana maupun prasarana pertanian.

“Terdiri dari bibit, pupuk, dan instrumen prasarana lainnya, ” kata eks Menteri Perindustrian tersebut.

[Gambas:Video CNBC]

Airlangga mengemukakan bahwa bantuan kepada para petani akan diberikan selama 3 bulan, sama seperti sandaran yang sebelumnya sudah disalurkan pemerintah. Namun terkait mekanisme pelaksanaannya, bakal disampaikan lebih lanjut. (hps/hps)