ini-bukti-kripto-sedang-on-fire-ada-yang-terbang-60-lebih-1

Tersebut Bukti Kripto Sedang On Fire! Ada yang Lelap 60% Lebih

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga mayoritas lengah uang kripto ( cryptocurrency ) melesat kencang pada perdagangan pasar ini. Berdasarkan data  CoinMarketCap  harga coin ripple tercatat mengalami pengukuhan lebih dari 60%.

Terekam dari enam kripto berkapitalisasi terbesar non- stablecoin , seluruhya berhasil menghijau makin 4 diantaranya terbang double digit.


Mata uang kripto dengna kapitalisasi pasar terbesar yakni Bitcoin berhasil terbang 6, 55% pekan tersebut ke level harga US$ 47. 165/koin sementara tersebut mata uang kripto terbesar kedua yakni Ethereum selalu menghijau 4, 76% ke level US$ 3. 269/koin.

Sementara itu posisi ke-3 ditempati oleh Cardano dengan sukses terbang 47, 98% pekan ini ke nilai US$ 2, 16/koin serta menyalip Binance Coin dengan sebelumya menduduki tempat tersebut namun terpaksa lengser karena pekan ini ‘hanya’ dapat naik 15, 75% ke level harga US$ 407/koin.

Meskipun ADA sudah melesat kencang, sejatinya mata uang kripto manusia besar dengan kenaikan paling murni dibukukan oleh Ripple dengan sukses terbang 63, 24% ke level harga US$ 1, 32/koin.

Saat tersebut beberapa analis tetap optimistis soal harga bitcoinke pendahuluan, meskipun ketidakpastian peraturan pada Amerika Serikat (AS) melanggar aturan pajak kripto sedang membayangi sentimen laju makna kripto.

“Sektor kripto itu sendiri masih terbilang segar, di mana kripto bersandar sesuai industri teknologinya dengan baru lahir, namun dengan adanya pajak kripto, situasi itu dapat mengganggu pertumbuhannya, ” kata Lucia della Ventura, seorang peneliti pada Trinity College Dublin & manajer kepatuhan hukum di perusahaan perangkat lunak keuangan Ledgermatic, dikutip dari CoinDesk .

“Penting buat menunggu pemungutan suara final, dengan mempertimbangkan bahwa beberapa amandemen telah diajukan sebab berpotensi mengubah dampak RUU kripto bagi perusahaan terkait, ” lanjut Ventura.

Tengah itu menurut Edward Moya, analis dari perusahaan makelar online Oanda mengatakan bahwa para trader tidak sungguh-sungguh menanggapi dengan serius lantaran pengesahan paket stimulus infrastruktur AS senilai US$ 1 triliun yang dikeluarkan oleh Presiden AS, Joe Biden.

Trader cryptocurrency tidak begitu fokus dalam pengesahan RUU infrastruktur Pemimpin Biden yang diharapkan, di mana salah satu poin dari RUU tersebut serupa mencakup aturan pelaporan pajak baru yang sangat negatif bagi industri kripto, ” kata Moya, dilansir sejak CoinDesk .

Pada lain sisi, perusahaan platform trading saham dan kripto, Coinbase ditutup melesat 2, 1%, sesudah perseroan melaporkan kinerja keuangannya pada kuartal II-2021 dengan lebih kuat dari dengan diperkirakan para analis.

Laba bersih Coinbase pada kuartal II-2021 menyentuh US$1, 6 miliar, terbang hampir 4. 900% lantaran periode yang sama pada tahun sebelumnya, menyusul perdagangan mata uang kripto dengan bergejolak.

Nasib Coinbase tersekat pada kinerja aset digital seperti bitcoin. Perusahaan menghasilkan pendapatan bersih US$ 2, 0 miliar, termasuk US$ 1, 9 miliar sebab hasil transaksi kripto serta lebih dari US$ 100 juta dari langganan serta layanan pelanggan. Dalam masa tersebut, harga bitcoin mendarat sekitar 41%.

Perusahaan melaporkan bahwa total volume perniagaan terdiversifikasi di luar bitcoin menjadi ethereum dan aset kripto lainnya. Sekitar 24% dari total volume perdagangan perusahaan pada kuartal II-2021 terkonsentrasi di bitcoin, mendarat dari 39% dari kuartal pertama tahun ini.

TIM RISET CNBC NUSANTARA

[Gambas:Video CNBC]
(trp/trp)