Victoria's Secret HQ Bakal PHK 850 Karyawan

Victoria’s Secret HQ Bakal PHK 850 Karyawan

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan induk Victoria’s Secret, L Brands, mengumumkan akan memangkas 15% lantaran tenaga kerja di kantor pusatnya. Ini dilakukan dalam upaya mengurangi biaya operasional.

Mengambil laporan CNBC Universal , buruknya keuangan ditandai dengan diberhentikannya 50 pegawai Victoria’s Secret tahun lalu. Kini, grup ritel tersebut akan mem-PHK 850 pegawai di kantor pusatnya di Columbus, Ohio.

L Brands bertujuan untuk memobilisasi dana US$ 400 juta (Rp 5, 8 triliun) dalam tabungan tahunan dari redudansi, US$ 175 juta (Rp 2, 5 triliun) di antaranya yang akan dicapai pada tahun keuangan 2020.


Langkah-langkah pemotongan biaya lainnya termasuk menutup toko, mengurangi inventaris dan bernegosiasi dengan pemilik negeri untuk bantuan sewa.

Perusahaan mengatakan penjualan bersih untuk kuartal II 2020 turun 20% dibandingkan tahun lalu. Terjadi kemerosotan 40% pada divisi pakaian dalamnya, Victoria’s Secret.

L Brands saat ini sedang menyusun rencana Victoria’s Secret untuk beroperasi sebagai perusahaan mandiri yang terisolasi setelah mayoritas saham dijual ke perusahaan investasi Sycamore Partners seharga $ 525 juta (Rp 7, 7 triliun) pada bulan Februari.

“Keputusan yang terkait dengan tenaga kerja kami sangat sulit dan tidak dianggap enteng, tetapi tindakan ini diperlukan untuk menempatkan perusahaan kami dalam jangka panjang, ” kata CEO L Lands Andrew Meslow dikutip Retaigazette , Senin (3/8/2020). 


Pada bulan Mei, Victoria’s Secret mengumumkan akan menutup secara langgeng 250 toko di Amerika Utara selama beberapa bulan ke pendahuluan. Hal ini membuat toko-toko di Inggris juga ikut was-was.


Sementara itu sebelumnya, Victoria’s Secret’s UK’s arm melorot ke administrasi pada tanggal 5 Juni dan menempatkan lebih lantaran 800 pekerja berisiko di-PHK. Situasi ini disusun oleh manajemen desain atau kantor penasihat bisnis Deloitte untuk menilai dampak Covid-19 di dalam bisnis mereka.


Perusahaan itu mengatakan akan melaksanakan administrasi sentuhan ringan karena hendak mencari pembeli potensial.



[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)