volatilitas-tinggi-wall-street-dibuka-berayun-ke-zona-merah-1

Volatilitas Tinggi, Wall Street Dibuka Berayun ke Zona Merah

Jakarta, CNBC Indonesia berantakan Bursa saham Amerika Konsorsium (AS) dibuka berayun ke jalur merah pada perniagaan Kamis (6/5/2021), setelah indeks Dow Jones menyentuh rekor tertinggi baru kemarin.

Ruang Dow Jones Industrial Average naik 75, 4 poin (+0, 2%) pada pukul 08: 30 waktu setempat (20: 30 WIB) dan selang 30 menit arah minus 27 poin (-0, 08%) ke 34. 204, 33. S& P 500 surut 6, 5 poin (-0, 16%) ke 4. 161, 06. Sementara itu, Nasdaq turun 75, 8 poin (-0, 56%) ke 13. 506, 61.

Saham teknologi menjadi pendorong istimewa penguatan kali ini. Saham PayPal melesat 1, 5% setelah perseroan mencetak menyaruk bersih yang lebih baik dari ekspektasi, sementara penerimaan melesat 31%.


Netflix, Amazon dan Facebook terkoreksi, dengan anjlok masing-masing sebesar 1%. Saham-saham tersebut berbalik menguat tipis pada sesi pra-pembukaan. Sahan Apple dan Tesla juga bangkit.

Pada Rabu, Nasdaq ditutup melemah, menjadi perbaikan 4 hari beruntun, atau yang terpanjang sejak Oktober 2020. Sementara itu, Dow Jones melesat 97 poin sehingga mencetak rekor tertinggi baru.

“Momentum faedah bersih sektor teknologi mengarah relatif terhadap penguatan rekan secara umum pada simpulan Mei 2020, ” kata Keith Lerner, kepala perencana pasar Truist, sebagaimana dikutip CNBC International .

Karena ekonomi diperkirakan tumbuh lebih tertib, lanjut dia, saham berbasis nilai cenderung diuntungkan. Bagian keuangan cenderung mendominasi karena memiliki eksposur yang bertambah besar terhadap sektor yang sensitif terhadap pemulihan ekonomi.

Indeks Russell 1000 Value melesat 16% sepanjang tahun berjalan, sementara indeks Russell 1000 Growth tumbuh 5%. Beberapa emiten raksasa akan merilis kinerja keuangan itu hari ini di antaranya ViacomCBS, Kellogg, Dropbox, & Expedia.

Klaim pengangguran pembukaan yang dirilis menunjukkan buatan yang bagus, dengan bunga pengangguran 498. 000, ataupun lebih baik dari estimasi ekonom dalam survey Dow Jones yang memperkirakan nilai 527. 000. Itu ialah level terendah sejak pandemi.

“Pertumbuhan lapangan kerja cenderung kuat dan menguat pada 3 bulan terakhir. Nilai tenaga kerja April diperkirakan menunjukkan kenaikan yang istimewa karena pemutusan hubungan kegiatan menurun hingga seperenam sebulan ini, ” tutur Brad McMillan, Kepala Investasi Commonwealth Financial Network.

Namun, lanjut dia, pertumbuhan tersebut hanya dipacu oleh paket stimulus pemerintah sehingga kemungkinan hendak kembali ke pertumbuhan organik.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)