wall-street-pesta-pora-tutup-perdagangan-dengan-rekor-baru-1

Wall Street ‘Pesta Pora’, Tutup Perdagangan dengan Rekor Pertama

Jakarta, CNBC  Indonesia – Pasar saham Amerika Serikat di Wall Street, New York ditutup tentu pada perdagangan hari terakhir pekan ini. Dimana ruang S& P 500 menyentuh rekor tertinggi setelah petunjuk pekerjaan Juni menunjukkan pemulihan yang cepat untuk pasar tenaga kerja AS.

Indeks S& P naik 0, 75% menjadi 4. 352, 34, namun Nasdaq Composite yang padat teknologi naik 0, 81% ke rekornya sendiri pada 14. 639, 33. Dow Jones Industrial Average berserang 152, 82 poin menjelma ditutup pada 34. 786, 35. S& P 500 kini telah naik semasa tujuh sesi berturut-turut, kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.

Pergerakan solid oleh saham teknologi pati membantu mendukung pasar secara keseluruhan pada hari Jumat, dengan saham Apple & Salesforce masing-masing naik dekat 2% dan 1, 3%. Microsoft melonjak 2, 2%.


Buat minggu ini, Nasdaq Composite naik hampir 2%, namun S& P 500 serta Dow masing-masing naik satu, 7% dan 1%. Beberapa sektor ditutup pada kelas rekor pada hari Jumat, termasuk teknologi dan pembelaan kesehatan.

Pekan yang berpengaruh di Wall Street didorong oleh serangkaian laporan ekonomi yang solid, dibatasi sebab laporan pekerjaan yang bertambah baik dari perkiraan di Jumat pagi.

Ekonomi menambahkan 850. 000 pekerjaan bulan lalu, patuh Biro Statistik Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones mengharapkan bunga 706. 000. Cetakan itu melampaui 583. 000 order yang direvisi yang dibuat pada bulan Mei.

“Ini adalah petunjuk yang kuat dan harus diambil sebagai tanda hal-hal yang akan datang untuk pasar tenaga kerja dengan semakin cepat, ” sirih wakil kepala ekonom Aberdeen Standard Investments James McCann dalam sebuah catatan.

Angelo Kourkafas, cakap strategi investasi di Edward Jones, mengatakan bahwa laporan tersebut menunjukkan pertumbuhan dengan solid tetapi tidak bakal mengubah jalur kebijakan The Fed, mencapai sweet spot untuk pasar.

“Saya pikir itu adalah salah satu dari jenis laporan goldilocks ini, karena perekrutan dipercepat — yang merupakan tanda positif buat babak kedua dan perbaikan — tetapi tidak terlalu banyak sehingga akan membuat reaksi dari timeline dengan dipercepat untuk Federal Persediaan untuk mulai meruncing, “kata Kourkafas.

Selain kenaikan pekerjaan, upah rata-rata per jam naik 0, 3% untuk bulan tersebut dan naik 3, 6% dari tahun ke tarikh, sesuai dengan ekspektasi.

Kepala ekonom Goldman Sachs Jan Hatzius mengucapkan bahwa laporan tersebut menghentikan kekhawatiran tentang kekurangan gaya kerja.

“Saya pikir kami juga pendidikan bahwa penjelasan untuk nilai yang lebih lemah dari April dan Mei berantakan yaitu musiman yang kira-kira membebani pertumbuhan pekerjaan dan mungkin beberapa dampak dari tunjangan pengangguran pada sediaan tenaga kerja – tersebut adalah penjelasan yang cukup bagus. Jadi saya budi itu meyakinkan, dalam pengertian itu, “kata Hatzius di “Squawk on the Street” CNBC, menambahkan bahwa tingkat pengangguran yang lebih tinggi dari yang diharapkan membuktikan bahwa pemulihan masih mempunyai jalan panjang.

S& P 500 kini telah naik dalam lima dari enam minggu final, sedangkan Nasdaq telah terangkat dalam enam dari tujuh minggu terakhir.

Bahkan dengan kekuatan bagian belum lama, ahli strategi rekan mengatakan bahwa ketidakpastian tentang masa depan pembelian aktiva The Fed dan musim pendapatan yang akan sampai dapat mencegah saham membuat keuntungan besar dalam waktu dekat.

“Pasar masih sangat prihatin secara fungsi reaksi The Fed, ” kata Max Gokhman, kepala alokasi aset pada Pacific Life Fund Advisors, menambahkan bahwa menurutnya masih ada banyak kelonggaran di pasar tenaga kerja.

Utama titik lemah untuk pasar minggu ini adalah kapitalisasi kecil, karena Russell 2000 tergelincir 1% pada keadaan Jumat menjadi berakhir negatif untuk minggu ini.

Pada hari Jumat, saham Boeing turun 1, 3%, membebani Dow, setelah sebuah pesawat kargo 737 melakukan pendaratan darurat pada lepas pantai Honolulu. Saham IBM turun 4, 6% setelah perusahaan mengumumkan bahwa presiden dan mantan CEO Red Hat Jim Whitehurst berhenti.

Rekan AS akan ditutup di dalam hari Senin untuk liburan 4 Juli.

[Gambas:Video CNBC]
(hps/hps)