Wuih! Emas Antam Cuan Minggu Tersebut Ibu-Ibu, Gak Mau Beli Sedang?

Wuih! Emas Antam Cuan Minggu Tersebut Ibu-Ibu, Gak Mau Beli Sedang?

Jakarta, CNBC Indonesia –  Harga logam fadil emas produksi PT Aneka Terowongan Tbk  (Antam) mengalami apresiasi dalam minggu ini. Kenaikan harga aurum Antam  mengekor harga emas ijmal yang juga bergerak naik minggu ini.  

Di Jumat (25/9/2020), harga emas Antam  untuk 1 gramnya dibanderol  Rp 1. 009. 000. Kemudian pada perdagangan kemarin, harga logam klasik tersebut dipatok Rp 1. 015. 000/gram.


Dalam sepekan harga emas Antam  naik Rp 6. 000/gram atau menguat 0, 59%. Pada zaman yang sama, harga emas global selalu mengalami kenaikan sebesar 2, 08%. Maklum keduanya masih satu lapisan aset kelas, sehingga pergerakan harganya menunjukkan korelasi yang positif.  

Harga emas global sempat kembali merasai level psikologis US$ 1. 900/troy ons. Namun pekan ini harga emas harus puas ditutup pada US$ 1. 898, 7/troy ons. Setidaknya sangat dekat dengan golongan resisten terdekatnya.

Bervariasi peristiwa dan kabar yang bersirkulasi cukup membuat harga emas terdongkrak. Mulai dari adanya titik terang seputar paket stimulus bantuan Covid-19 AS senilai US$ 2, dua triliun hingga Trump dan si istri yang dikabarkan positif terjangkit Covid-19.

Seperti yang diketahui, emas dunia mengalami apresiasi lebih dari 20% sepanjang tahun ini salah satunya dipicu oleh stimulus jumbo yang digelontorkan pemerintah dan bank sentral global.  

Tambahan likuiditas ke sistem keuangan & pasokan uang yang terus dipompa membuat adanya ekspektasi inflasi yang lebih tinggi di masa ajaran. Orang pun berbondong-bondong mencari suaka dari depresiasi nilai tukar dengan masuk ke emas dan mendirikan harganya melambung.  

Di sisi lain, pandemi  Covid-19 yang tak kunjung usai membuatnya masih menjadi risiko bagi pemulihan ekonomi global. Ke depan prospek masih suram dan penuh ketidakpastian.

Tantangan berat yang dihadapi perekonomian tersebut berpotensi membuat harga emas kembali bergerak naik. Kepala strategi barang di TD Securities Bart Tahu mengatakan jika harga emas bisa tembus ke atas US$ 1. 900/troy ons, maka logam pelit tersebut berpotensi untuk naik bertambah tinggi lagi.

Masa harga emas dunia menguat, maka ini akan menjadi sentimen tentu juga untuk harga emas Antam. Ke depan harga emas diperkirakan masih bisa kembali menyentuh kelas US$ 2. 000/troy ons.

“Banyak faktor yang mempengaruhi, tetapi hal tersebut akan menjadi lebih buruk terlebih dahulu pra membaik, oleh karena itu emas bakal mendapat untung dan kembali ke level US$ 2. 000” pungkasnya, melansir Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(twg/twg)