yeay-cuan-kripto-berlanjut-mulai-bergerak-liar-lagi-nih-1

Yeay! Cuan Kripto Berlanjut, Berangkat Bergerak Liar Lagi Nih

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Harga mata uang kripto ( cryptocurrency ) melanjutkan penguatannya di perdagangan Jumat (23/7/2021) pagi waktu Indonesia, setelah lulus rebound pada perdagangan Rabu (21/7/2021) lalu.

Berdasarkan masukan dari CoinMarketCap pukul 09: 10 WIB, enam kripto berkapitalisasi terbesar non- stablecoin sedang bergerak di zona muda pada hari ini.

Bitcoin menguat 2, 25% ke level US$ 32. 693, 73/koin atau setara secara Rp 473. 732. 148/koin (asumsi kurs Rp 14. 490/US$), Ethereum melonjak 4, 31% ke US$ dua. 067, 64/koin (Rp 29. 960. 104/koin), Binance Coin bertambah 2, 11% ke US$ 296, 01/koin (Rp 4. 289. 185/koin).


Berikutnya Cardano terapresiasi 2, 96% ke harga US$ 1, 2/koin atau setara dengan Rp 17. 388/koin, Ripple terbang 6, 29% ke US$ 0, 5998/koin (Rp 8. 691/koin), & Dogecoin tumbuh 2, 69% ke US$ 0, 1934/koin (Rp 2. 802/koin).

Bitcoin dan cryptocurrency lainnya mulai kembali sembuh sejak Rabu (21/7/2021) siang, setelah aksi jual yang terjadi dan menyebabkan kehormatan Bitcoin dan kripto yang lain melemah selama tiga keadaan beruntun.

Pasar kripto menjalani penjualan yang signifikan di dalam Selasa (20/7/2021) lalu, dengan Bitcoin jatuh ke kolong level US$ 30. 000 atau di kisaran tangga US$ 29. 000 buat pertama kalinya sejak 22 Juni lalu.

Salah satu penyebab rebound -nya pasar kripto yang dimulai pada perniagaan Rabu lalu hingga pagi hari ini adalah karena CEO Tesla, Elon Musk yang mulai kembali mempercayakan kripto, terutama Bitcoin sesudah pada Mei lalu dia menghentikan pembelian Tesla secara Bitcoin karena tingginya penggunaan energi fosil untuk menggali Bitcoin.

Hal ini disampaikan Musk dalam konferensi “B World”.

“Saya ingin kecil lagi uji tuntas untuk mengkonfirmasi persentase penggunaan energi terbarukan, kemungkinan besar sudah mencapai atau di tempat 50% dan ada kecenderungan untuk meningkat, jadi bila demikian Tesla akan balik menerima Bitcoin, ” ujar Elon Musk seperti dikutip dari Reuters , Kamis (22/7/2021).

Penerapan Bitcoin untuk membeli Tesla telah mencoreng reputasi Elon Musk sebagai figur yang mendorong energi terbarukan ( green energy ) atau energi tanpa bahan bakar fosil.

Bitcoin memang mendapat kritik cepat karena konsumsi listrik serta energi fosil yang benar besar. Menurut analisis University of Cambridge konsumsi energi listrik Bitcoin dalam setahun mengalahkan konsumsi listrik negara Argentina.

“Misi Tesla ialah mempercepat penggunaan energi berkelanjutan. Kami tidak bisa menjelma perusahaan yang menjalankan tersebut dengan konsumsi energi Bitcoin saat ini, ” benar Elon Musk. “Tetapi sekarang Bitcoin sepertinya semakin banyak beralih ke energi terbarukan. ”

Di lain bagian, regulator Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS) mendakwa bahwa produk BlockFi’s Interest Account (BIA) adalah buatan tidak teraman, apalagi dalam bawah aturan negara periode dalam pukulan terbaru terhadap model bisnis pemberi pinjaman kripto.

Texas State Securities Board (TSSB) memerintahkan untuk menghentikan operasional BlockFi, BlockFi Trading dan BlockFi Lending dan pihaknya berharap hakim akan menandatangani perintah tersebut setelah sidang pada Oktober mendatang.

Pengajuan itu memberi BlockFi kesempatan buat secara resmi menanggapi dakwaan tersebut. Perusahaan diperbolehkan untuk melanjutkan operasi sampai konvensi dilakukan.

“Tindakan hukum itu memberi BlockFi dan afiliasinya kesempatan untuk menanggapi dakwaan kami dan memberikan masukan yang dapat diterima, ” kata Joe Rotunda, direktur penegakan TSSB, mengatakan pada CoinDesk .

Texas bergabung dengan negeri bagian lainnya, yakni Alabama dan New Jersey di dalam tuduhan bahwa produk berbuah dari platform pinjaman kripto mungkin melanggar undang-undang sekuritas negara bagian.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(chd/chd)